Kata pepatah Barat itu adalah hal yang seyogyanya tidak kita lakukan. Generasi MTV bilang never judge a book from its cover. Yang boleh kita artikan : jangan pernah menilai buku dari sampulnya atau jangan menilai seseorang dari penampilannya.

Beda Barat, beda pula Timur. Di Tiongkok Kuno, ada ilmu membaca wajah. Orang-orang Tiongkok percaya bahwa sifat seseorang dapat diprediksi dari wajahnya. Mungkin karena ada darah Timur itulah, saya sering terusik dengan buku-buku "berwajah" bodoh. Persetan dengan celoteh orang Barat. Tulisan kali ini menampilkan beberapa buku bodoh, jika kita nilai dari sampulnya.
Sudah satu minggu saya tidak update blog gara-gara tugas besar yang melimpah. Namun semoga saja sekarang sudah sanggup nge-blog dengan lancar. Tulisan kali ini tidak ruwet, cuma sekedar lelucon saja tentang kuliah di Teknik Informatika.

Kuliah informatika itu seru. Terutama di tahun pertama. Soalnya pada masa-masa tersebut, masih banyak mahasiswa yang belum begitu paham mengenai komputer. Akibatnya percakapan pun tak ubahnya seperti dagelan orang udik. Ada yang sok tahu, ada yang bener-bener bego, dan malah ada yang membuat kita mikir, "Kaya gitu kok kuliah informatika?".
Disuruh makan sama orang tua? Biasa. Disuruh belajar sama guru? Biasa. Tapi baru kali ini saya disuruh ngeblog. Layaknya chain mail, posting dari Raden Ayu Asri Anggraini W, A.Md dilempar ke saya, lewat posting ini.

Ini posting berantai tentang 4 macam rahasia publik di dalam berbagai kategori. Perihal posting konyol ini, saya tidak bisa menyalahkan mahkluk ini karena dia cuma diminta posting sama orang ini yang diminta posting sama orang ini yang diminta posting sama orang ini yang diminta posting sama orang ini, dan seterusnya.




