Banyak orang punya harapan dan tujuan. Namun tak semua sanggup mencapainya. Langkah awal yang problematik namun kerap diabaikan adalah metode untuk menentukan target. Banyak target yang didefinisikan secara kurang akurat menyebabkan tujuan menjadi sulit tercapai.

Di dalam Manajemen Proyek ada istilah SMART planning, yaitu : Specific, Manageable, Achievable, Realistic, dan Timely. Hal yang serupa dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Di gerbong kereta api Lodaya kemarin sore, saya mencoba merancang sebuah formula baru yang lebih sesuai untuk merancang target pribadi. Saya menyebutnya sebagai rumus PINTAR.
Pada tahun 1904, seorang ekonom Italia bernama Vilfredo Pareto mengungkap bahwa 80% uang di Italia dimiliki oleh 20% orang terkaya. Pandangan itu digeneralisasi oleh Joseph Juran, seorang ekonom Romania, ke berbagai kasus bisnis, khususnya quality management.

Menurut Juran, rasio 80-20 itu menjadi semacam rule of thumb (patokan) di dalam banyak kasus bisnis. Misalnya : 80% pendapatan kita berasal dari 20% cabang usaha kita, 80% dari waktu kita dihabiskan untuk melayani 20% klien kita, dan sebagainya. Simplifikasi yang boleh dibilang kasar dan (menurut saya) ngawur, namun ternyata banyak manfaatnya.




