Bulan ini mulai menulis lumayan telat. Maklum gara-gara router rusak, akses internet jadi susah dan merepotkan. Usut punya usut, router tua tersebut memang sudah masanya dipensiunkan. Tak ayal kami pun merogoh kocek untuk membeli yang baru.

Menilik tradisi, saya terbiasa membuat posting seperti ini setiap bulan. Namun berhubung masalah tadi, saya baru sempat mempublikasikannya di tanggal tua. Beberapa pemikiran berikut ini ditulis hanya beberapa saat seusai saya mengikuti event Pesta Blogger 2009 di Jakarta. Inilah hasil dari serpih-serpih pemikiran dangkal untuk bulan Oktober.


[baca selengkapnya]

Kategori: Thought | Insight
 

Praktis bulan September ini saya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Pekerjaan tercecer itu jadi urusan nanti. Ceceran biasanya berekor pada gerutuan teman-teman. Biarlah. Asal bukan sumpah serapah yang jadi ekornya.

Tidak terasa sudah bulan kesembilan. Kata guru SD ini adalah pintu menuju musim hujan. Kali ini mereka tidak salah, sebab baik di Bandung maupun di Solo hujan sudah mulai turun, meski dalam intensitas rendah. Omong-omong soal ikhtisar hidup, tak banyak yang bisa saya bagikan. Namun jatah tetaplah hak pembaca, berikut pelajaran untuk bulan September.


[baca selengkapnya]

Kategori: Thought | Insight
 

Awal bulan Agustus ini saya berbicara di hadapan 950 mahasiswa baru IT Telkom. Mahasiswa baru adalah kaum yang kebingungan. Banyak mahasiswa IT Telkom yang diterima di kampus tersebut tanpa maksud menjadikannya sebagai pilihan utama.

Ketika satu pintu kesempatan tertutup, banyak orang yang meratapinya. Banyak orang yang tidak paham bahwa jika satu pintu kesempatan tertutup, maka pasti ada pintu lain yang terbuka. Tidak jarang pintu yang kedua sebenarnya justru membawa mereka ke tempat yang lebih baik. Bicara soal pelajaran hidup yang tiada akhir, berikut ini jatah untuk bulan Agustus.


[baca selengkapnya]

Kategori: Thought | Insight
 

Bicara soal bulan Juli berarti bicara soal anti-klimaks. Semenjak saya kuliah, periode Maret ke Juni adalah periode paling keras. Dua tahun terakhir bahkan berakhir dengan kekecewaan setelah dua kali berturut-turut terhenti di putaran final tiga besar Imagine Cup Indonesia.

Beberapa bulan terakhir ini saya harus membantu para mahasiswa untuk berjuang di kompetisi nasional, mengajar empat kelas di mata kuliah Desain Analisis Algoritma, melakukan assessment untuk empat belas kelas, mengerjakan dua proyek WAMP, dan ujian akhir semester. Praktis waktu saya terkompres, namun ide tidak pernah habis. Berikut ini pelajaran hidup untuk bulan Juli.


[baca selengkapnya]

Kategori: Thought | Insight
 

Sejak pertama digulirkan, sudah 5 juta pengguna Facebook ikut serta dalam menulis 25 Random Facts About Me. Berarti sudah ada 125 juta fakta yang dibuka untuk konsumsi publik. "It is just a harmless internet meme", kata teman yang meminta saya juga melakukannya.

Meskipun demikian, saya bukan orang yang senang membicarakan isi hati saya ke publik. Apalagi menyangkut kehidupan saya sekarang. Sebagai gantinya, tanpa mengurangi respek, saya menulis 25 Fakta Masa Kecil Saya di blog ini. Saya pikir ini bisa menjadi substitusi yang sepadan, harmless enough, dan tetap menarik untuk dibaca. Enjoy!


[baca selengkapnya]

Seiring dengan masa transisi, blog ini menjadi kurang terawat. Mulai hari ini, saya sudah kembali menulis seperti biasa. Targetnya adalah dua tulisan per minggu. Tulisan ini menjadi seri berikut dari pelajaran hidup yang saya peroleh sepanjang bulan Februari 2009.

Dua hari yang lalu saya baru saja menyelesaikan bimbingan tahap satu bagi calon representatif IT Telkom di kompetisi nasional. Ada sekitar 15 tim, atau sekitar 60 orang, yang harus saya tangani bersama dengan Leonardi. Sekarang saatnya melepas tekanan itu, sudah waktunya saya kembali mencurahkan sejumlah pemikiran. Pemikiran dangkal.


[baca selengkapnya]

Kategori: Thought | Insight
 

Capek. Setelah melewati UAS, saya terpaksa bolak-balik ke empat kota pada awal tahun ini. Tidak hanya blog ini yang terbengkalai, namun juga aktivitas harian saya. Satu-satunya yang membuat saya cukup terhibur adalah udara Bandung yang belakangan ini lumayan dingin.

Kemarin saya kembali ke Bandung dengan kereta api Turangga. Berangkat dari Jogja pukul satu dini hari, terlambat dua jam. Menemani seorang gadis manis, anak ITB, yang tidur lelap bersandar ke pundak saya setelah kecapekan ngoceh di stasiun. Saya tidak tidur, saya memilih meluangkan waktu untuk baca buku dan menulis sejumlah ide. Pemikiran dangkal. Pemikiran seadanya.


[baca selengkapnya]

Kategori: Thought | Insight
 

Besok saya akan mulai UTS, jadi weblog ini tidak akan di-update untuk sementara. Lucunya, UTS pertama yang akan saya hadapi besok Senin adalah Kewarganegaraan (civics). Kuliah informatika tanpa Kewarganegaraan bagaikan nonton film tanpa iklan.

Nah, untuk mendinginkan suasana sebelum membaca berbagai hal-hal berbau politik, budaya, dan hankam, saya menuliskan 20 ide ngasal dari ribuan pelajaran hidup. Tulisan ini mungkin sekedar kumpulan ironi yang lebih boleh jadi bermanfaat atau sekedar bahan tertawaan. Namun ide nan dangkal bisa jadi dalam, tergantung bagaimana kita menyikapinya.


[baca selengkapnya]

Kategori: Thought | Insight