Yang namanya kuliah, seragam itu tabu. Demikian katanya. Namun hal itu tidak berlaku buat kami di IT Telkom. Mau tidak mau, suka tidak suka, rela tidak rela kami harus menjalani kuliah dengan atasan formal kemeja putih dan bawahan formal biru kehitaman.

Memang. Untuk aktivitas non-kuliah, misalnya laboratorium, agak longgar. Namun kebanyakan tak repot-repot mengganti seragam putih-birunya. Katakanlah usai kuliah kami singgah di Gramedia atau Starbucks, ya tetap dengan pakaian adat IT Telkom. Untuk mengakali situasi, saya biasanya memanfaatkan kombinasi atasan formal-kasual. Berikut ini beberapa contoh outfit saya.


[baca selengkapnya]

Sudah satu minggu saya tidak update blog gara-gara tugas besar yang melimpah. Namun semoga saja sekarang sudah sanggup nge-blog dengan lancar. Tulisan kali ini tidak ruwet, cuma sekedar lelucon saja tentang kuliah di Teknik Informatika.

Kuliah informatika itu seru. Terutama di tahun pertama. Soalnya pada masa-masa tersebut, masih banyak mahasiswa yang belum begitu paham mengenai komputer. Akibatnya percakapan pun tak ubahnya seperti dagelan orang udik. Ada yang sok tahu, ada yang bener-bener bego, dan malah ada yang membuat kita mikir, "Kaya gitu kok kuliah informatika?".


[baca selengkapnya]

IT Telkom Programming Club merupakan perkumpulan mahasiswa IT Telkom yang fokus kepada pemrograman. Selama tiga tahun terakhir, ini merupakan tempat kami berkumpul, belajar, dan berbagi seputar dunia pemrograman serta terjun ke kompetisi-kompetisi nasional.

Sebentar lagi, Programming Club akan mengadakan rekruitasi angkatan keempat. Tentu akan ada sekitar 200-300 pendaftar yang mengikuti tes seleksi. Sebagai warming-up, saya rasa tidak ada salahnya apabila saya memberikan deskripsi umum tipe-tipe personil yang ada di perkumpulan ini sejak pertama kali Programming Club dibentuk.


[baca selengkapnya]

Tidak harus prajurit. Semua orang bisa jadi pahlawan. Kemarin saya nampang di dalam sebuah talkshow di hadapan para mahasiswa baru angkatan 2008. Yang lucu, dan agak berlebihan, tajuk acaranya adalah : Perkenalan Pahlawan IF Beserta Hasil Karya Juangnya.

Acara yang juga diisi oleh Bapak Romi Satria Wahono itu isi utamanya adalah memberi gambaran kepada mahasiswa baru tentang dunia informatika. Selama kurang lebih satu jam, saya bersama Leonardi, Mirza, dan Amel dicecar pertanyaan-pertanyaan yang insinyur NASA pun kayanya nggak bakal bisa jawab. Hehehe… Berikut ini sedikit cerita tentang acara kemarin.


[baca selengkapnya]

Sudah selesai. Tidak nampak lagi kabut tipis yang menyelimuti persawahan di Jenar. Tidak ada lagi panas matahari Purworejo yang membakar kulit. Semua itu tinggal kenangan. Gladi selama enam minggu di Kancatel Purworejo baru saja berakhir hari ini.

Malam tadi ketika deru mesin lokomotif berakhir di Stasiun Solo Balapan, saya merasa segalanya terlalu cepat berlalu. Mungkin saya tidak akan pernah kembali ke tempat yang sama. Ada tersisa dari sana sekumpulan kisah kecil dan tidak begitu penting, saya menyebutnya remeh-temeh, yang telah ikut mewarnai perjalanan selama enam minggu tersebut.


[baca selengkapnya]

Kategori: Activity | Campus
 

"Ini zaman OOP, cuk!" boleh jadi jargon para calon insinyur di kampus. Banyak junior saya yang bertanya-tanya : buat apa belajar pemrograman prosedural (imperatif)? Bukankah nantinya jika kita bekerja di perusahaan software, konsep yang kita pakai adalah OOP?

Suka tidak suka. Mau tidak mau. Boleh tidak boleh. Rela tidak rela. Ada sejuta justifikasi mengapa kita perlu belajar dari paradigma prosedural terlebih dahulu. Jika perguruan tinggi memutuskan bahwa mahasiswa harus mulai dari Pascal, bukan dari Java atau .NET, tentu mereka punya alasan yang cukup kuat. Berikut ini hasil cangkrukan saya dengan seorang sobat.


[baca selengkapnya]

Disangka ke Jogja, malah nyasar ke Purworejo. Ini adalah minggu kedua Gladi Institut Teknologi Telkom. Kebetulan saya bertugas di Kandatel Jogjakarta, meskipun kemudian saya ditempatkan di Kancatel Purworejo, sekitar 60 kilometer dari kota Jogjakarta.

Bekerja di kota semenjana (tidak begitu kecil namun juga bukan kota besar) memberikan sensasi yang cukup unik. Mulai dari akses transportasi yang kurang memadai, biaya hidup yang murah meriah, udara yang masih bersih, masyarakat yang ramah dan bersahabat, hingga kelangkaan tempat hiburan. Perjalanan ini menyisakan sejumlah kisah seru.


[baca selengkapnya]

Kategori: Activity | Campus
 

Main lempar saja. Dari Kandatel Jogjakarta, saya dipindahkan ke Kancatel Purworejo. Setidaknya hal itu masih jauh lebih enak dibanding dua teman saya yang ditendang lebih jauh lagi ke Kancatel Temanggung dan Kancatel Kebumen.

Setiap mahasiswa IT Telkom wajib menjalani Gladi, semacam kerja praktek di PT Telkom. Kadang dungu juga, karena apa yang kami lakukan tidak sesuai dengan bidang ilmu yang kami pelajari di kampus. Namun hal itu pulalah yang akan terjadi pada dunia kerja, kita belum tentu mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian kita. Berikut ini kisah konyol awal perjalanan saya.


[baca selengkapnya]

Kategori: Activity | Campus