Bicara soal masakan Jepang, kita mengenal banyak hidangan populer. Katakanlah teriyaki, katsu don, atau yakiniku. Namun tentu saja masih terdapat menu-menu lain yang, dengan alasan yang bisa saya tebak, tidak tersedia di Indonesia. Ini adalah dua di antaranya.

Bayangkan anda sedang tur di Jepang. Suatu malam perut anda keroncongan dan terpaksa keluar dari hotel untuk mencari makan. Di sebuah warung, anda dihadapkan pada menu hidangan yang namanya belum pernah anda dengar. Terdorong rasa lapar dan ingin tahu, anda memesan salah satu menu : "Ikizukuri!" dan the rest is nightmare.


Ikizukuri Dishes

Orang Jepang menyukai makanan segar, yang banyak dikenal dengan istilah sashimi. Namun soal kesegaran, nampaknya tidak ada yang mengalahkan ikizukuri. Secara harafiah, ikizukuri memiliki makna : dimakan hidup-hidup.

Oke. Begini kronologinya. Mula-mula pengunjung diminta memilih ikan mana yang ingin dia makan dari sebuah akuarium. Anda berhak memilih ikan yang paling segar, paling berbahagia, dan paling mensyukuri hidup. Kemudian sang koki akan menjaring ikan tersebut keluar dan melakukan ritual penyembelihan, tanpa membunuhnya.

Jika anda penggemar puzzle, ini menarik. Ikan tersebut akan dipancang di meja. Kemudian sang koki akan mengiris-iris daging ikan itu tanpa melukai organ vitalnya. Kemudian dia pun melakukan re-assembly laiknya menyusun puzzle 20 keping. Ini bagus hanya jika anda memandangnya dari sudut pandang artistik. Dari sudut pandang ikan, ini lelucon keparat.

Kemudian ikan tersebut dibumbui dan dihidangkan kepada anda, dalam keadaan hidup-hidup.

Tidak jarang ketika orangnya sudah selesai makan, sang ikan masih hidup. Tentu saja dia tinggal menyisakan kerangka dan jantung yang masih berdetak.

Praktek makan ikan hidup-hidup ini populer di Jepang. Menjelang akhir 1990-an, seorang koki dari Jepang mendemokan cara memasak Ikizukuri secara live di sebuah stasiun televisi di Los Angeles dan disaksikan ribuan pasang mata. Hasilnya? Dia menerima banjir kecaman dan teror dari warga Amerika yang marah.

Mungkin hanya soal waktu, orang Jepang akan makan sapi hidup-hidup.

Dojo Tofu Dishes

Yang kedua agak ‘ringan’ yaitu : dojo tofu, alias tahu rebus isi bayi dojo. Tahu isi daging mungkin terdengar lumayan, namun cara memasaknya boleh dibilang termasuk mengerikan.

Dojo adalah ikan air tawar berbentuk mirip belut. Sialnya, mereka hidup di Jepang.

Resep memasaknya sederhana. Sangat sederhana. Mula-mula tahu dimasukkan ke kulkas supaya dingin. Kemudian anak-anak ikan dojo yang masih bayi itu dimasukkan ke panci berisi air. Dengan perlahan-lahan air di dalam panci tersebut dipanaskan hingga mendidih. Intinya adalah ikan-ikan kecil tadi direbus hidup-hidup.

Siapapun koki yang menemukan ide ini jelas seorang psikopat jenius.

Ketika suhu air di dalam panci mulai panas, ikan-ikan tadi akan berenang kebingungan. Sang koki akan memasukkan tahu-tahu yang dingin tadi ke dalam air mendidih. Secara otomatis, ikan-ikan kecil tadi berusaha mencari perlindungan dari suhu air yang panas dengan cara melesakkan diri mereka ke dalam tahu yang dingin.

Dalam beberapa menit, tahu tadi ikut mendidih dengan anak-anak ikan yang direbus hidup-hidup di dalamnya. Siap dihidangkan sebagai hidangan penutup ikizukuri.

Jadi jika suatu saat nanti anda membeli tahu isi daging di Jepang, pikirkanlah nasib orang tua ikan dojo yang menangisi kepergian tragis anak-anaknya.

Berminat mencoba?

 

Ada 9 Komentar | Tambahkan Komentar

  1. Ya ampun.. jadi mual bacanya. Ada yang lebih sadis lagi nggak?

     
    Gravatar Image

    — July 22, 2009 :: 6:52 pm

  2. yang pertama sadis abis, tuh ikan dipaksa jadi pengungsi ethopia.

    yang kedua lucu ngebayanginya, gimana si ikan kecil yang lucu2 dan mengenaskan melesakan diri ke tahu, kaya Kamikaze gitu kali ya. bener2 sial mereka hidup di jepang.

     
    Gravatar Image

    — July 23, 2009 :: 5:45 am

  3. wew, nice info kan, meski sadis

    tau darimana?
    enak gak wan?

     
    Gravatar Image

    — July 23, 2009 :: 6:48 pm

  4. #anis #asri
    nggak tau, Mbak. iseng-iseng geledah Wikipedia, dapet resep gila-gila dari Jepang maybe ada yang lain.
     
    #pay
    iya bener. pindah kewarganegaraan aja kali ya.

     
    Gravatar Image

    — August 15, 2009 :: 7:04 am

  5. lah ituh siput dan kerang piye. kalau di korea ama jepang dimakan idup2

     
    Gravatar Image

    — August 16, 2009 :: 11:32 am

  6. #bayu
    aku malah nggak tahu. lama-lama orang Jepang makan sapi hidup-hidup.

     
    Gravatar Image

    — October 1, 2009 :: 6:51 am

  7. Beruntungnya gw gak jadi hidangan nya
    ya kan guys?

     
    Gravatar Image

    — October 8, 2009 :: 4:02 pm

  8. ga usa didramatisir deh, klo lo vegetarian, boleh lo marah2.
    itu cara masaknya unik, tapi apa bedanya ma daging yg biasa lo makan?
    cuma bedanya pas lo makan uda mati kan, padahal sama2 dibunuh buat lo ga jijik dan lebih merasa berperike-hewan-an ketika makannya kan.
    pahadal sama aja,

     
    Gravatar Image

    — October 18, 2009 :: 9:32 am

  9. #Nancy
    karena manusia ada di rantai makanan teratas, eh?
     
    #Shae
    oke deh… berikutnya!

     
    Gravatar Image

    — October 18, 2009 :: 9:47 am

 



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.