Seiring dengan masa transisi, blog ini menjadi kurang terawat. Mulai hari ini, saya sudah kembali menulis seperti biasa. Targetnya adalah dua tulisan per minggu. Tulisan ini menjadi seri berikut dari pelajaran hidup yang saya peroleh sepanjang bulan Februari 2009.

Dua hari yang lalu saya baru saja menyelesaikan bimbingan tahap satu bagi calon representatif IT Telkom di kompetisi nasional. Ada sekitar 15 tim, atau sekitar 60 orang, yang harus saya tangani bersama dengan Leonardi. Sekarang saatnya melepas tekanan itu, sudah waktunya saya kembali mencurahkan sejumlah pemikiran. Pemikiran dangkal.


Shallow Thoughts

Satu, tiga benda di dalam kamar yang membuat saya kelihatan cool : brankas, tas bandara, dan satu rak penuh majalah Men’s Health.

Dua, duduk di Starbucks pada hari minggu sore sambil membaca buku dan menikmati Chocolate Chip Frappucino. Saya membayar Rp 43.000 bukan untuk segelas besar kopi, namun untuk biaya sewa sofa yang empuk dan kedamaian selama dua jam.

Tiga, dilarang membawa makanan dari luar ke dalam gedung bioskop, terutama durian.

Empat, ada tiga film yang wajib ditonton cowok : Godfather, Shawshank Redemption, dan Pursuit of Happyness. Jangan tanya kenapa. Tonton saja.

Lima, cewek yang dewasa tentu tahu bahwa cowok yang keren bukanlah cowok yang jago main basket atau balap motor, melainkan cowok yang sanggup menjadi ayah yang baik.

Enam, pastikan untuk selalu bekerja dengan singkat dan efektif, supaya anda punya lebih banyak waktu untuk keluarga. Ketika tua nanti anda mungkin akan menyesal tak memberikan waktu lebih banyak bagi keluarga, bukan menyesal karena dulu anda tidak ngelembur di kantor.

Tujuh, Facebook membuktikan bahwa sebenarnya mayoritas manusia itu adalah attention whores atau bahasa halusnya ’suka cari perhatian’.

Delapan, dan jangan terus-terusan mengajak saya untuk bermain Mafia Wars.

Sembilan, percayalah kepada omongan orang lain, namun selalu lakukan verifikasi. Jangan suka menelan mentah-mentah. Namun jangan pula terjebak di dalam skeptisisme.

Sepuluh, penampilan adalah 50% dari negosiasi.

Nice Ponderings

Sebelas, telepon adalah musuh terbesar IT technical support. Tidak ada orang yang menelepon seorang technical support hanya untuk bilang selamat pagi.

Dua Belas, seorang programmer dianggap benar-benar telah memahami suatu algoritma apabila dia mampu menjelaskan algoritma tersebut kepada neneknya pada jam makan malam di hadapan mertua yang sensitif. I don’t.

Tiga Belas, cara termudah memaksa seseorang membuka dompet adalah melalui anaknya.

Empat Belas, ketika anda menjalankan supermarket atau grocery store, pastikan untuk menaruh produk anak-anak di rak bagian bawah supaya mereka bisa melihat dan menjangkaunya.

Lima Belas, sebaliknya letakkan mie instan pada rak paling ujung. Semakin banyak barang yang anda lihat, semakin banyak barang yang anda beli. Silakan anda pikir sendiri korelasinya.

Enam Belas, seseorang yang lembut kepada anda namun kasar pada orang lain, bukanlah orang yang lembut. Berhati-hatilah terhadap orang yang seperti ini.

Tujuh Belas, mengapa banyak orang menghabiskan satu jam untuk mencari-cari remote televisi yang hilang, padahal cuma butuh lima detik untuk berjalan maju ke depan televisi dan mengganti channel secara manual?

Delapan Belas, memasak adalah kegiatan yang maskulin.

Sembilan Belas, ketahuilah bahwa seseorang yang suka membicarakan agamanya dengan anda biasanya tidak akan suka apabila anda membicarakan agama anda dengan mereka.

Dua Puluh, untuk anda yang berusia lebih dari 50 tahun, asuransi kesehatan sama pentingnya dengan kesehatan itu sendiri. Percayalah.

Kategori: Thought | Insight
 

Ada 4 Komentar | Tambahkan Komentar

  1. waw, dua tulisan perminggu, serem.. ga kebayang deh kalo ngeblog pun harus ditarget…

    “Dua Belas, seorang programmer dianggap benar-benar telah memahami suatu algoritma apabila dia mampu menjelaskan algoritma tersebut kepada neneknya pada jam makan malam di hadapan mertua yang sensitif. I don’t.”

    udah punya mertua wan? baru tau aku, haha

     
    Gravatar Image

    — March 5, 2009 :: 7:00 pm

  2. Sepuluh, penampilan adalah 50% dari negosiasi.

    ~benar juga, saya tidak pernah pandai bernegosiasi (bahkan di dunia game). Something on my face??

    Sembilan Belas, ketahuilah bahwa seseorang yang suka membicarakan agamanya dengan anda biasanya tidak akan suka apabila anda membicarakan agama anda dengan mereka.

    ~bahkan jika agama mereka sama. Sering banget liat perbincangan ky gini.

    Poin 17.
    ~_~
    Setidaknya mencari barang2 yg terselip lebih membakar lemak, hehehe

     
    Gravatar Image

    — March 6, 2009 :: 1:14 pm

  3. Tiga, gw pernah bawa nugget goreng pas nonton Get Smart di BIP. Nugget-nya bli di food court, baunya menyebar seruangan. :-D

     
    Gravatar Image

    — March 6, 2009 :: 2:01 pm

  4. @MoronCoder
    itu namanya asumsi.
     
    @Wulung
    agree. hihihi.
     
    @w@y
    lain kali kita BIP nonton sambil bakar sate. ok?

     
    Gravatar Image

    — March 13, 2009 :: 10:12 am

 



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.