Gong Xi Fat Cai. Sejak tahun 2000, tahun baru Imlek berhak dirayakan di Indonesia, mengakhiri larangan yang sempat bertahan selama 33 tahun. Hal ini berarti sekarang kita sudah memasuki tahun kesembilan di dalam perayaannya.

Di samping pernak-pernik seperti angpao, kue keranjang, serta barongsai, ucapan Gong Xi Fat Cai nampaknya sudah akrab di telinga kalangan non-Tionghoa sekalipun. Salam tahun baru Cina, kata orang-orang. Namun tahukah anda bahwa makna harafiah Gong Xi Fat Chai sebenarnya bukanlah ucapan selamat tahun baru?
Musim Semi
Tahun baru Imlek adalah penyambutan musim semi (春節, baca : Chunjie). Pada periode tersebut orang-orang saling bertukar salam, yang muda mendatangi yang tua. Yang tua memberi angpao kepada yang muda. Secara harafiah angpao artinya kertas merah, isinya uang dalam jumlah yang bervariasi, biasanya jumlah uangnya genap asal bukan empat.
Salam yang diucapkan adalah Gong Xi Fat Cai (恭喜发财). Secara harafiah, Gong Xi berarti salam atau selamat, Fat berarti semakin, dan Cai berarti kaya atau makmur. Jadi apabila diterjemahkan secara literal, Gong Xi Fat Cai bisa diartikan Semoga Semakin Kaya.
Lucu memang. Gong Xi Fat Cai ternyata tidak berkaitan dengan tahun baru secara langsung.
Di keluarga saya, salam diungkapkan dalam bahasa daerah (bahasa suku), bukan dengan Bahasa Mandarin. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Hokkien, yaitu : Kiong Hi Huat Cai, atau sering kami ucapkan sebatas Kiong Hi (salam). Ejaan dan suaranya terdengar mirip, artinya sama.
Ada semacam kesalahpahaman dari perayaan tahun baru Imlek. Perayaan ini merupakan bagian budaya dan bukan merupakan bagian dari agama. Idealnya, tahun baru Imlek merupakan festival penyambutan musim semi setelah musim dingin yang berat melanda Cina selama 3-4 bulan.
Kepercayaan
Meskipun tidak berkenaan dengan agama, terdapat sejumlah kepercayaan (takhayul) yang masih dipercaya oleh etnis Cina di dunia. Beberapa di antaranya :
Tahun baru Imlek merupakan saat-saat rejeki mulai masuk ke rumah. Para kerabat serta kolega mengucapkan Gong Xi Fat Cai, mengharapkan kemakmuran bagi orang yang menerima ucapan tersebut. Karena itu banyak orang Cina percaya bahwa pada tahun baru tidak boleh menyapu atau membersihkan rumah, karena itu sama saja dengan menyapu rejeki keluar.
Hal lainnya adalah menyalakan mercon menjelang malam tahun baru. Tujuan dari penyalaan mercon ini adalah untuk mengusir tahun lama. Kemudian pada tengah malam, biasanya jendela dibuka lebar-lebar. Hal ini bertujuan untuk menyambut tahun baru agar bisa masuk ke dalam rumah dengan leluasa.
Ada pula kepercayaan yang dipegang suku tertentu. Misalnya tidak boleh membeli buku atau sepatu. Hal ini dikarenakan di dalam Bahasa Kanton, buku dan sepatu identik dengan kerugian dan kesulitan. Ada pula anjuran berpakaian serba merah pada hari tahun baru.
Ah, tentu saja bagi saya semua itu hanya sebatas tradisi. Terserah bagi anda mau memaknainya secara riil atau tidak.
Haha. Kok jadi ngelantur ke mana-mana. Kembali ke soal ucapan selamat tahun baru tadi. Jika Gong Xi Fat Cai itu bukan selamat tahun baru, lalu bagaimana mengucapkan selamat tahun baru di dalam Bahasa Mandarin? Jawabnya adalah : Xin Nian Kuai Le (新年快樂). Ucapan tersebut secara harafiah bermakna selamat tahun baru.
Akhirnya, biarkan saya berucap : Gong Xi Fa Cai! Xin Nian Kuai Le! Wan Shi Ru Yi, Hong Bao Nai Le! (Semoga makin kaya! Selamat tahun baru! Kuharap semua lancar, eh, angpaonya donk!)





Wan, daftar kursus bahasa mandarin dong, kamu tentornya ya
ikutttttt
ak ikut jg ya wan, bareng ma suryo
@Suryo Pranoto
aku juga kaga begitu bisa. hahaha…
@Asri
dasar… ngikut aja bisanya