Sudah satu minggu saya tidak update blog gara-gara tugas besar yang melimpah. Namun semoga saja sekarang sudah sanggup nge-blog dengan lancar. Tulisan kali ini tidak ruwet, cuma sekedar lelucon saja tentang kuliah di Teknik Informatika.

Kuliah informatika itu seru. Terutama di tahun pertama. Soalnya pada masa-masa tersebut, masih banyak mahasiswa yang belum begitu paham mengenai komputer. Akibatnya percakapan pun tak ubahnya seperti dagelan orang udik. Ada yang sok tahu, ada yang bener-bener bego, dan malah ada yang membuat kita mikir, "Kaya gitu kok kuliah informatika?".
Programmer Jokes
Salah satu ketololan kolektif terjadi sewaktu kami mengutak-atik bahasa C di dalam Laboratorium Komputasi. Waktu itu mentornya Mas Deniar. Sedangkan saya duduk bersebelahan dengan Pay dan August. Percakapannya kurang lebih seperti ini :
(membuat prosedur dengan parameter A, B, dan C)
August : "Ini kok ada warning ‘variable C is declared but never used’?"
Pay : "Tapi yang penting programnya jalan kan…"
August : "Jalan sih jalan, tapi ada warningnya."
Saya : "Kalau gitu parameter yang C nggak usah dipakai saja. Hapus."
August : "Wah. Itu contoh di papan tulis pake tiga parameter kok…"
Pay : "Itu kan beda…"
(diam sejenak)
Saya : "Coba kamu tambahkan satu baris di prosedur itu."
Pay : "Nambah apa?"
Saya : "Tulis C = C"
(di prosedur itu ditambahkan ‘C = C’, terus dicompile)
August : "Wah iya bener. Warningnya hilang!"
Atau mungkin kisah tentang seorang anak yang tiba-tiba nongol di laboratorium RPL :
"Aku mau install browser Opera. Ada yang punya crack-nya, nggak?"
Yang lumayan berkesan adalah obrolan dengan seorang teman lama yang juga mahasiswa tahun pertama yang sedang kuliah di Universitas Satya Wacana :
Dia : "Kamu di STT Telkom pemrograman pakai apa?"
Saya : "Pakai C, tapi baru mau belajar .NET atau Java. Entah…"
Dia : "Kayanya lebih bagus NetBeans daripada Java."
Pengalaman konyol tidak hanya terjadi saat saya di tahun pertama. Dua tahun yang lalu, seorang mahasiswi tingkat satu bertanya ke saya soal tugasnya :
Dia : "Kak, program saya seperti ‘hang’ dan tidak keluarin output."
(saya memeriksa sebentar…)
Saya : "Oh, ini gara-gara ekspresi Boolean ini hasilnya TRUE terus, akibatnya WHILE-nya nggak bisa berhenti. iterasi-nya infinitif, alias endless loop."
(dia menulis di bukunya…)
Dia : "Program tidak berhenti karena ENDLESS LOVE."
Saya : *headbang*
Yang satu ini saya dapat dari Mirza yang berbagi pengalaman jadi asisten :
(sehabis ngajar bikin diagram UML pake Omondo di Eclipse)
Mirza : "Jadi ini tugas Java-nya, kalian mau coding pakai apa?"
Praktikan : "Pakai EditPlus."
Mirza : *kaget* "Loh, kok nggak pakai Eclipse?"
Praktikan : "Eh? Bukannya Eclipse itu tool buat bikin diagram?"
Tapi yang layak dapat penghargaan adalah omongan seorang teman saya yang memprotes code saya dengan alasan yang sangat masuk akal :
"Kalau bikin comment yang jelas, donk! Ntar komputernya nggak ngerti!"
Hm, mungkin anda punya pengalaman lucu lainnya?





Hore…pertamax…
Sebagai seorang tokoh di dalam postingan ini, gw merasa harus ngisi comment. Ee Suci…kok ada gw-nya ya?mana tampak bego pula(sekarang masih juga sih,hehe…belajar2..)
Kocak..kocak…emang tuh tingkat satu kuliahnya bener2 seru, masih2 bego dan lugu sih,hahaha…
@Pay
yang penting tuh sekarang udah ahli database, itu kan hanya masa lampau.
somebody:”Mas2, cara supaya kita bisa masuk komputer temen kita gmn,ya mas?”
aku:”Emm, kurang ngerti ya? Tapi ibaratnya gini komputer temen kita itu kayak sebuah rumah yang dijaga oleh seorang satpam. Nah satpam inilah yang sering disebut firewall, sampai sini ngerti?”
somebody:”Ya mas, terus?”
aku:”Satpam itu kan tugasnya milih2 sapa aja yg bisa masuk ke rumah teman kita, misalkan dia tidak akan mengecek orang yang mengaku saudara temen kita.Orang disini diibaratkan kayak paket atau sebuah koneksi dari komputer luar. Ya kita tinggal kibulin aja satpamnya, bilang kalo kita saudara yg empunya rumah, gitu”
somebody:”Oh gitu ya tinggal bo’ongin aja”
suryo:”yup, kasih rokok paling juga mau satpamnya” (maksudnya bercanda,sih)
somebody:”Oh,iya ya mas. Satpam dikasih rokok paling juga mau” (Manggut2)
@suryo
wakakka… kacau tuh.
hahhaha ngakak bacanya…
@kimura
namanya juga anak-anak yang baru belajar
asisten: “tolong ketik mkdir”
mahasiswa barunya malah ngetik M.Kadir
@Andra
hahahaha… joke of the day. serius?
hahahahha..
konyol dan jadi geli sendiri bacanya..
tahun pertama memang aneh2 kalo dilihat dr sudut pandang kita sekarang ya. hihiihi,,
@fiqi
berarti sekarang ada kemajuan… hehehe…
wkakakaka..
eh, btw, saya masih taun ptama lho.. bakal ngalamin yg selucu diatas ga ya?
hehe, mungkin aja saya yg ngelakuin stupidity kyk gtu..
pembicaraan lewat sms
temenku: “mir, kok di dikomputerku kok removenya gak keluar ya?”
*butuh 5 menit mikir pertanyaan aneh begini..
kupanjangin antenaku….
dan aku baru teringat kalo aku kemarin baru ngajari dia tentang ArrayList, salah satu Class di Java utk ngehandle linked list (karena kupikir mending pake linked list ketimbang array)
karena aku bukan “compiler berjalan” dan aku sedang gak berada dekat ama komputer, jadi ya udah, aku juga kira2 aja jawabnya.
perkiraanku, mungkin aja di versi java yang lebih rendah dari 1.5 belum ada ArrayList. jadi ya jelaslah gak keluar..
kutanya..
aku :”Java mu versi berapa ?”
dan apa dia jawab?
temenku :”versi 5.5″
[guest what?]
(lol)
@bob-anfieldlad
semua bisa terjadi. *halah*
@mirza
mirip temanku yang mau jalanin aplikasi .NET 3.5 di Linux. padahal kan Mono-nya Linux baru .NET 2.0 aja ngos-ngosan.
versi 5.5 itu versi netbeans-nya dia….
*padahal kan aku tanyanya Java…. (-_-!)
@Mirza
hehe… membingungkan emang. ArrayList nya tu di Java 2 kan? kalo versi sebelum itu aku blum pernah pake. Bukan orang “Java”
ntar kalo blog tutorialnya sudah jadi, kasi tau aku.