Seakan bertepatan dengan Chrome, saya baru saja menuntaskan buku The Google Story. Buku yang versi Indonesianya berjudul Kisah Sukses Google itu ternyata isinya sangat inspiratif. Namun tentu saja itu hanya satu dari lima buku yang saya baca bulan Agustus kemarin.

Beban kuliah mulai terasa berat di STTT (Sekolah Terus Tanpa Tidur), jadi saya sengaja memilih buku-buku teknis yang agak ringan. Sebenarnya saya merasa berterima kasih kepada buku-buku berikut ini. Sebab merekalah yang sudah menemani saya selama kuliah Kewarganegaraan yang membosankan itu. Hehehe…
The Google Story
Saya lemah di perancangan software. Itu sudah jadi rahasia publik. Selama ini saya lebih banyak berkutat di kompiler maupun di analisis algoritma. Atas alasan itulah saya melakukan brainstorm dengan membaca buku UML Applied : A .NET Perspective karangan Martin Shoemaker. Isinya provokatif karena memberikan pandangan pribadi penulis berdasarkan pengalamannya.

Meskipun judulnya pakai embel-embel .NET, sebenarnya isinya tidak terlalu nyambung ke .NET. Malah boleh dibilang 80% soal UML saja tanpa .NET. Ada beberapa hal yang saya dapatkan dari sini, misalnya lima langkah di dalam merancang UML : Define, Refine, Assign, Design, dan Repeat. Setiap bagian dijelaskan oleh Shoemaker dengan sangat mendetail. Buku ini bagus untuk yang ingin mempelajari Unified Modelling Language. [skor : 6 / 10]
Buku kedua yang saya selesaikan adalah Kisah Sukses Google karangan David Vise. Buku ini mengisahkan perjalanan Larry Page dan Sergey Brin membangun Google dari sebuah garasi kecil di Menlo Park, hingga menjadi perusahaan raksasa dunia. Dikisahkan pula bagaimana Microsoft dan Google bertempur tidak hanya di dunia maya, namun juga memperebutkan lulusan-lulusan IT terbaik dari seluruh dunia.
Kalau saya perhatikan, perusahaan kelas dunia seperti Google tumbuh dari kecil berkat ide dan inovasi. Tanpa inovasi terus menerus, mustahil mereka menjadi sebesar sekarang. Brand Google sendiri juga telah mendarah daging dan identik dengan "coolness". Jadi jangan heran andai Google membuat produk Es Lemon Google (Lemoogle) pun pasti akan laku keras. [skor : 7 / 10]

Selama ini saya belum pernah mempelajari C# 3.0 secara khusus. Sewaktu kemarin ada niat untuk mempelajarinya, pilihan saya pun jatuh kepada buku Programming C# 3.0 terbitan O’Reilly. Biasanya terbitan O’Reilly bagus dan mudah dipahami, namun entah mengapa buku ini tidak impresif. Sejujurnya saya malah bingung membaca buku ini karena yang dia jelaskan kebanyakan hanya sebatas pemrograman dengan C#, bukan C# 3.0.
Tujuan saya membaca buku tentang C# 3.0 adalah mendapatkan update tentang fitur-fitur .NET seperti Lambda Expressions, LINQ, Extension Methods, dan sebagainya. Namun lucunya buku yang mengklaim diri sebagai panduan C# 3.0 ini malah tidak banyak mengupas pergeseran dari 2.0 ke 3.0, melainkan justru bicara tentang sintaks-sintaks dasar. Mengecewakan. [skor : 3 / 10]
C-Sharp Unleashed

Gara-gara kecewa usai membaca buku O’Reilly tadi, saya pun berpaling ke penerbit lain, Sams. Buku yang saya pilih judulnya C# 3.0 Unleashed. Saya senang karena ternyata buku ini tidak mengecewakan. Di dalamnya ada satu bab yang khusus membahas tentang LINQ (.NET Framework 3.5). Kemudian dibahas pula beberapa poin tentang WPF dan WCF menggunakan C#, Lambda Expressions, dan Expression Trees.
Jika anda adalah developer C#, saya sangat merekomendasikan buku ini. Namun apabila anda belum familiar dengan C#, sebaiknya anda cari referensi lain tentang dasar-dasar C# sebelum terjun ke sini. Highly recommended. [skor : 8 / 10]
Buku terakhir seperti biasa, soal filsafat. Literatur yang saya baca kali ini berjudul Perjumpaan Sains dan Agama : Dari Konflik ke Dialog karangan John Haught. Buku terbitan tahun 2004 ini sebenarnya sudah lama ada di lemari buku saya, namun dulu baru saya baca setengahnya.
Buku ini membahas empat macam pandangan soal hubungan sains dan agama : konflik (dua kubu berlawanan), kontras (dua kubu punya wilayah masing-masing), kontak (dua kubu saling bertukar pandangan), dan konfirmasi (dua kubu saling mengukuhkan). Haught memberikan argumen bagi masing-masing pandangan mengenai berbagai isu penting, seperti paparan teori evolusi, reduksi kehidupan ke dalam ilmu kimia, hingga ada tidaknya tujuan penciptaan semesta. Ditulis dengan sangat baik, enak dibaca, dan provokatif. [skor : 8 / 10]
Ups… ternyata banyak juga review bulan kemarin. Ada komentar?





Wahhh … the google story yah… saya juga lagi bacah …. mantap bener ..
@Muda Bentara
yes. dari garasi menjadi perusahaan internasional.
mantabs2 euy bacaannya,,,itu tamat dibaca semua?
gimana ya caranya biar betah baca buku-buku kek gtu??,,,seringnya cuma baca di awal2 aja,,,trus berenti ga dilanjutin,,,ato klo yg kayak buku c# itu paling dibaca klo lagi ada perlunya doang,,,
@detchi
kalo aku sih pake istilahnya “mini-milestones”. misalnya satu buku 10 bab, kita target selesai dalam 10 hari. Berarti seharinya 1 bab. Jadi pencapaiannya sedikit demi sedikit.
biasanya sehari sih aku luangkan waktu 2 jam buat baca (pagi sejam, sore sejam). Dapet dua bab deh.
Udah pernah baca head first bla bla bla nya o’reilly belum?
@harrycalgery
ada tiga kan : Head First Java, Head First OOAD, sama Head First Design Patterns. Itu bagus tapi aku baru baca yang OOAD aja.