Sudah satu minggu saya tidak update blog gara-gara tugas besar yang melimpah. Namun semoga saja sekarang sudah sanggup nge-blog dengan lancar. Tulisan kali ini tidak ruwet, cuma sekedar lelucon saja tentang kuliah di Teknik Informatika.

Kuliah informatika itu seru. Terutama di tahun pertama. Soalnya pada masa-masa tersebut, masih banyak mahasiswa yang belum begitu paham mengenai komputer. Akibatnya percakapan pun tak ubahnya seperti dagelan orang udik. Ada yang sok tahu, ada yang bener-bener bego, dan malah ada yang membuat kita mikir, "Kaya gitu kok kuliah informatika?".
Disuruh makan sama orang tua? Biasa. Disuruh belajar sama guru? Biasa. Tapi baru kali ini saya disuruh ngeblog. Layaknya chain mail, posting dari Raden Ayu Asri Anggraini W, A.Md dilempar ke saya, lewat posting ini.

Ini posting berantai tentang 4 macam rahasia publik di dalam berbagai kategori. Perihal posting konyol ini, saya tidak bisa menyalahkan mahkluk ini karena dia cuma diminta posting sama orang ini yang diminta posting sama orang ini yang diminta posting sama orang ini yang diminta posting sama orang ini, dan seterusnya.
Informasi tidak selamanya baik. Kelebihan informasi dapat merusak kesehatan kita. Meski saya termasuk orang yang rutin berolahraga, ternyata tetap ada penyakit yang menjangkiti. Dan yang satu ini gara-gara internet! Kali ini saya mau posting santai saja tentang penyakit ini.

Semenjak pindah ke daerah Bandung, saya mendapatkan akses internet via kabel. Tentu saja kecepatannya berbeda dengan dial-up. Jauh lebih cepat. Dahulu saya pengguna Centrin, namun sekarang saya berlangganan servis milik Melsa. Akses internet 24 jam inilah yang menyebabkan saya sebentar-sebentar melakukan search di Google.
IT Telkom Programming Club merupakan perkumpulan mahasiswa IT Telkom yang fokus kepada pemrograman. Selama tiga tahun terakhir, ini merupakan tempat kami berkumpul, belajar, dan berbagi seputar dunia pemrograman serta terjun ke kompetisi-kompetisi nasional.

Sebentar lagi, Programming Club akan mengadakan rekruitasi angkatan keempat. Tentu akan ada sekitar 200-300 pendaftar yang mengikuti tes seleksi. Sebagai warming-up, saya rasa tidak ada salahnya apabila saya memberikan deskripsi umum tipe-tipe personil yang ada di perkumpulan ini sejak pertama kali Programming Club dibentuk.
Saya tidak tahu apakah penyakit salah sebut ini hanya menjangkiti siswa Indonesia saja. Saya juga tidak pernah dengar apakah siswa luar negeri banyak yang mengira kalau ibukota Indonesia itu, misalnya, Lamongan. Bukan Jakarta.

Ketika saya duduk di bangku SD dan SMP, ada beberapa negara yang ibukotanya kerap salah sebut. Uniknya, salah sebut ini terjadi pada negara-negara tertentu saja. Mungkin ini semata-mata akibat popularitas kota yang bukan ibukota tersebut, yang ternyata melebihi popularitas sang ibukota sendiri. Atau barangkali ada alasan lain…
Clean desk means no work, demikian kata orang bule. Tidak jarang saya melihat meja kerja yang hanya sedikit lebih bersih daripada kandang babi. Tumpukan kertas ada di mana-mana. Bungkus makanan dan bangkai tikus (exaggeration) berbagi hunian. Bahasa halusnya : memuakkan.

Bagi saya meja kerja merupakan altar. Sebab di sanalah saya menghabiskan kurang lebih 12 jam setiap hari. Jika tidak dirapikan berarti setengah dari hidup saya ada di tumpukan sampah. Berikut ini beberapa cara yang saya lakukan untuk mensimplifikasi meja kerja. Terkecuali anda tinggal di dalam kamar satu kali setengah meter, saya rasa tips berikut ini berguna bagi anda.
Seakan bertepatan dengan Chrome, saya baru saja menuntaskan buku The Google Story. Buku yang versi Indonesianya berjudul Kisah Sukses Google itu ternyata isinya sangat inspiratif. Namun tentu saja itu hanya satu dari lima buku yang saya baca bulan Agustus kemarin.

Beban kuliah mulai terasa berat di STTT (Sekolah Terus Tanpa Tidur), jadi saya sengaja memilih buku-buku teknis yang agak ringan. Sebenarnya saya merasa berterima kasih kepada buku-buku berikut ini. Sebab merekalah yang sudah menemani saya selama kuliah Kewarganegaraan yang membosankan itu. Hehehe…
My first post in English. Yes! Google Chrome Beta is officially available hours ago (it is now 2.20 AM WIB here (19.20 GMT)). I am running on Windows Vista and having give it a try, now I want to write about my first time experience using Chrome.

My thought when I heard about Chrome is : why does we need another browser? There are bunch of browsers out there already. If it is intended to be open-source answer for Microsoft Internet Explorer, again, what’s wrong with Firefox? Honestly, I was also skeptical when they said Chrome is based on Webkit engine, the same engine that is used by Safari. But they prove me wrong.
Tidak harus prajurit. Semua orang bisa jadi pahlawan. Kemarin saya nampang di dalam sebuah talkshow di hadapan para mahasiswa baru angkatan 2008. Yang lucu, dan agak berlebihan, tajuk acaranya adalah : Perkenalan Pahlawan IF Beserta Hasil Karya Juangnya.

Acara yang juga diisi oleh Bapak Romi Satria Wahono itu isi utamanya adalah memberi gambaran kepada mahasiswa baru tentang dunia informatika. Selama kurang lebih satu jam, saya bersama Leonardi, Mirza, dan Amel dicecar pertanyaan-pertanyaan yang insinyur NASA pun kayanya nggak bakal bisa jawab. Hehehe… Berikut ini sedikit cerita tentang acara kemarin.





